Pengertian Booting dan Jenis-jenis Booting yang Perlu Diketahui

Mungkin anda sering mendengar istilah booting. Booting seringkali dikaitkan dengan komputer, namun sebenarnya smartphone juga melakukan booting. Booting merupakan proses persiapan sebelum sistem operasi berjalan. Pada saat booting sistem akan melakukan POST (power on self), yaitu memeriksa kondisi seluruh hardware yang terhubung dengan perangkat. Jika tidak ditemukan masalah, sistem operasi akan dijalankan dan komputer atau smartphone pun dapat digunakan.

Sama seperti komputer, smartphone juga menggunakan sistem Operasi untuk menjalankannya. Namun system operasi yang digunakan oleh smartphone tentu berbeda dengan sistem operasi yang digunakan pada komputer. Smartphone Android seperti Samsung Galaxy misalnya, menggunakan sistem operasi Android dari Google, iPhone menggunakan sistem operasi iOS dari Apple, dan smartphone Nokia Lumia menggunakan sistem operasi Windows Phone dari Microsoft.

Proses booting akan berjalan segera setelah smartphone dihidupkan. Proses booting ini memerlukan waktu cukup lama (dalam hitungan menit), bergantung OS yang digunakan serta banyaknya data dalam ponsel. Ada bermacam jenis booting yang dapat dilakukan pada smarphone. Misalnya cold booting dan warm booting. Penasaran? Pada artikel kali ini nesabamedia akan mengulas mengenai pengertian booting beserta perbedaan warm booting dan cold booting.

Pengertian Booting

Seperti sudah dijelaskan diatas, bahwa smartphone juga melakukan proses booting. Booting merupakan proses yang berjalan setelah smartphone dihidupkan, dan sebelum masuk ke sistem operasi. Pada saat booting sistem akan melakukan pemeriksaan pada komponen smartphone.

Ketika semua berjalan dengan baik, sistem akan mencari dan menjalankan sistem operasi android yang tertanam pada smartphone, sehingga smartphone dapat digunakan. Proses booting diawali dengan munculnya logo vendor smartphone, kemudian akan muncul tulisan atau logo (bergantung ponsel dan versi android) yang menandakan bahwa sistem sedang bekerja. Setelah proses boting selesai, android akan berjalan dan smarphone dapat digunakan.

Cold Booting VS Warm Booting

Cold Booting VS Warm Booting

Jenis booting ada bermacam-macam, ketika kita menghidupkan smartphone dari keadaan mati maka proses booting tersebut disebut cold booting. Sedangkan jika kita melakukan restart smartphone, maka proses booting tersebut merupakan warm booting. Selain warm booting dan cold booting, masih ada beberapa istilah booting lain seperti soft boot, hard boot, dan reboot. Namun penjelasan lebih detail akan difokuskan pada perbedaan cold boot dan warm boot.

1. Cold Booting

Cold booting jika diartikan secara harafiah berarti booting dingin. Jadi cold booting merupakan proses booting yang diawali dengan kondisi dimana seluruh bagian smartphone dalam keadaan dingin atau mati. Tidak ada aktivitas harware maupun sofware yang berjalan. Cold booting dijalankan ketika smartphone dihidupkan dari keadaan belum menyala. Booting ini merupakan booting utama, anda harus menekan tombol power untuk menghidupkan smartphone agar mendapatkan jenis booting ini.

2. Warm Booting

Berkebalikan dengan cold booting, warm booting merupakan proses booting yang diawali dengan kondisi dimana smarthone dalam keadaan hangat alias sedang menyala. Ketika hardware dan aplikasi smartphone sedang berjalan dan digunakan. Proses ini sering disebut dengan restart, dan anda tidak harus menekan tombol power untuk melakukannya. Pada warm boot, daya pada smartphone akan dimatikan sejenak oleh sistem. Dengan tujuan mengulang kembali proses menghidupkan smartphone dari awal.

Warmboot bisa dilakukan dengan sengaja oleh penggguna smartphone dengan alasan tertentu misalnya adanya aplikasi yang terkunci atau smartphone mengalami hang. Warmboot bisa juga dijalankan secara otomatis oleh sistem, misalnya karena adanya pengaturan ulang dari sistem, atau terjadinya software crash.

Jadi letak perbedaan utama warm booting dengan cold booting adalah pada kondisi smartphone sebelum booting dijalankan, apakah smartphone dalam keadaan hidup (warm booting) atau dalam keadaan mati (cold booting). Ada pula beberapa istilah lain terkait booting, seperti soft boot yang merupakan proses booting yang dikendalikan melalui sistem serta hard boot yang merupakan proses booting berjalan dengan cara dipaksa.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.